Memiliki tubuh yang ideal adalah idaman bagi sebagian besar, dan untuk mendapatkan tubuh yang ideal mereka melakukan banyak hal, mulai dari melakukan diet, meminum suplemen pelangsing badan, hingga melakukan operasi sedot lemak yang biayanya sangat mahal untuk yang kelebihan berat badan. atau meminum susu penambah massa tubuh untuk yang bertubuh kurus. Tujuan dari mendapatkan tubuh ideal agar supaya enak dipandang orang lain.
Bagi yang belum mengetahui apakah mereka kelebihan berat badan atau tidak dapat dilakukan dengan cara megukur Index Massa Tubuh atau biasa disingkat IMT. IMT digunakan untuk mengetahui apakah seseorang itu kelebihan berat badan/kekurangan berat badan sehingga kita bisa memutuskan apakah kita memerlukan diet atau tidak.
Berikut adalah rumus untuk mengukur Index Massa Tubuh (IMT) :
Untuk skala klasifikasi IMT dapat dilihat pada tabel di bawah :Berat Badan / Tinggi badan^2 (tinggi badan dalam meter)
Klasifikasi nilai IMT :
| IMT | Status Gizi | Kategori |
| < 17.0 | Gizi Kurang | Sangat Kurus |
| 17.0 - 18.5 | Gizi Kurang | Kurus |
| 18.5 - 25.0 | Gizi Baik | Normal |
| 25.0 - 27.0 | Gizi Lebih | Gemuk |
| > 27.0 | Gizi Lebih | Sangat Gemuk |
Contoh penggunaannya adalah seperti berikut :
Sabindo seorang siswa SMA memiliki berat badan 61 Kg dan tinggi badan 1,59 m, tentukan IMT SabindoPenyelesaian :
Berat badan / Tinggi Badan^2
61/1,59^2 = 24, 13
Berdasarkan hasil perhitungan IMT, diketahui bahwa Sabindo memiliki gizi yang baik dan masuk dalam kategori normal.
Demikianlah tulisan saya mengenai cara menghitung IMT, Mudah-mudahan bermanfaat.
Tag :
Hidup Sehat
0 Komentar untuk "Cara Mengukur Berat Badan Ideal Dengan IMT"